Kakanim Ambon Tegaskan Pentingnya Sinergi Antarinstansi Saat Kunjungi ke Lapas Namlea
- Administrator
- Minggu, 15 Februari 2026 18:19
- 9 Lihat
- DAERAH
Ambon, CM- Hubungan kelembagaan antarunit kerja di wilayah Kabupaten Buru kembali diperkuat melalui kunjungan jajaran Kantor Imigrasi Kelas I TPI Ambon ke Lembaga Pemasyarakatan Kelas III Namlea pada Minggu (15/02/2026). Kunjungan tersebut dipimpin langsung Kepala Kanim Ambon, Eben Rifqy Taufan, dan diterima oleh Kepala Lapas Namlea, Muhammad M. Marasabessy, bersama pejabat struktural setempat.
Dalam pers release yang diterima Citra Maluku, yang mana pertemuan berlangsung dalam suasana santai namun produktif. Kedua pimpinan instansi memanfaatkan momen tersebut untuk bertukar pandangan mengenai pentingnya membangun koordinasi lintas sektor. Kalapas Namlea menilai kunjungan ini sebagai langkah strategis dalam mempererat hubungan kerja antarinstansi yang sama-sama berada di bawah naungan Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan Republik Indonesia.

Menurutnya, komunikasi yang intens dan kerja sama yang solid akan berdampak positif terhadap pelaksanaan tugas, baik di bidang pelayanan maupun pembinaan. Ia juga menyampaikan apresiasi atas perhatian Kanim Ambon yang menyempatkan diri berkunjung di sela agenda kerja di Kabupaten Buru.
Dalam rangkaian kegiatan, rombongan Kanim Ambon diajak meninjau berbagai fasilitas di dalam lapas, termasuk Sarana Asimilasi Edukasi (SAE) pertanian yang menjadi pusat kegiatan pembinaan kemandirian warga binaan. Program tersebut menitikberatkan pada pelatihan keterampilan praktis sebagai bekal reintegrasi sosial.
Sementara itu di tempat yang sama, Kepala Kantor Imigrasi Kelas I TPI Ambon, Eben Rifqy Taufan, menegaskan pentingnya memperkuat sinergi dan hubungan kerja antarinstansi saat melakukan kunjungan ke Lapas Kelas III Namlea sebagai bagian dari upaya membangun koordinasi yang berkelanjutan setelah rangkaian agenda keimigrasian di Kabupaten Buru.
Dalam pernyataannya, Eben menyampaikan bahwa kunjungan tersebut merupakan langkah strategis untuk mempererat silaturahmi sekaligus memperluas jejaring kerja antarunit pelaksana teknis yang berada di bawah naungan Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan Republik Indonesia, sehingga diharapkan tercipta komunikasi yang lebih efektif, kolaborasi yang solid, serta dukungan timbal balik dalam pelaksanaan tugas dan fungsi masing-masing instansi.
Menurutnya, setelah menyelesaikan sejumlah kegiatan keimigrasian, termasuk Rapat Tim Pengawasan Orang Asing (TIMPORA), pihaknya berinisiatif memanfaatkan momentum tersebut untuk mengunjungi Lapas Namlea guna melihat secara langsung kondisi lapangan, memperkuat hubungan kelembagaan, serta membuka ruang diskusi mengenai potensi kerja sama yang dapat dikembangkan di tingkat daerah.
Eben menambahkan bahwa sinergi antarinstansi menjadi faktor penting dalam menciptakan sistem kerja yang terpadu, profesional, dan responsif terhadap kebutuhan pelayanan publik. Ia berharap hubungan baik yang telah terjalin dapat terus ditingkatkan melalui komunikasi rutin dan kolaborasi nyata, sehingga mampu memberikan kontribusi positif bagi kinerja kelembagaan serta penguatan pelayanan di wilayah Kabupaten Buru dan Maluku secara umum.(CM/Ml)